14
Sep
09

ketika aku jatuh cinta

STICKY

* Inilah awal ber-tumbuhnya rasa cintaku.
Di-kemudian-nya ada kerinduan … ingin tunaikan ibadah haji.
Hingga bertahun kemudian, keinginan ke Tanah Suci di dengar Allah.

Rencana berkisah religi dibulan suci Ramadhan, tak terujud. Penulis tak cukup mampu mengungkap. Sementara gambaran kisah telah bergulir. … yakh! ada beban moral disebaliknya …
Telah lama keinginan bertutur menjadi bayang mengemuka. Mungkin bila abaikan semua bentuk tepo-selero, maka kebebasan berekspresi menjadi lebih mudah. Meski sadari bahwa cerita cukup LAIk diungkap.
Well … let it flow likes a water … , din. Agar tak jadi dendam menulis berkepanjangan.
Ok din, daripada bicara ga’ jelas, mending nulis yang mau di-ungkap.

Seperti yang dituturkan seseorang, penulis coba berbagi disini …
Selama 4tahun setelah mengucap kalimat Syahadat, banyak kejadian membuatku kecewa mendalam. Hingga tak mampu peroleh sentuhan jiwa sebagai muslimah. Banyak kejadian tak terduga sangat menyakitkan, justru datang dari pihak yang pernah ‘memaksa’ku beralih keyakinan. Mohon maaf bila kata “memaksa” ini sangat tak berkenan.
Kala itu tak ada pilihan lain tuk selamatkan nyawa. Sungguh, ku hanya ingin bicara jujur dari nurani terdalam.

Mereka bungkus ego keduniawian atas-namakan Islam, kedepankan cukilan ayat-ayat Qur’an sebagai pembenaran pada semua bentuk perbuatan tak-berkenan-nya. Memunculkan asap kemarahan-ku kemudian memicu bergantung akan satu Allah milik seluruh isi dunia tanpa kerangka agama tertentu.
Ketak-berdayaanku telah lampoi batas, menjadikanku benci pada orang-orang yang mengaku beragama Islam tapi tega memutar-balik-kan-fakta mendera mengancam memfitnah. Islam menjadi demikian asing, menggiring-ku hingga ke titik NOL. Sama seperti awalnya sebelum ku ‘disini’. Bahkan seringkali merasa putus asa ketika dirundung kesusahan, tak paham harus bagaimana memohon pertolongan. Ku-jadi gamang. Sementara ku-dilepas tanpa bimbingan kerokhanian.

Diusia kehamilan tua, tiba-tiba ada kerinduan membuncah ingin baca Al-Qur’an. Sementara sekian lama sungguh teramat sulit bagiku mempelajari tulisan arab atau sekedar menghafal beberapa surat. Bahkan tak mampu pelajari. Boleh jadi telah ternodai kecewa.

Ketika itu bulan puasa. Bermodalkan Al-Qur’an ‘kecil’, mas-kawinku serta buku panduan tipis seharga seribu tiga, hati tertuntun mulai membacanya setiap usai sahur.
Kubuka kedua buku, membaca bahasa Arab-nya dalam tatanan ejaan Indonesia, kusimak terjemahan bahasa Indonesia kemudian cermati huruf arab-nya. Dari mulai tiap huruf, per-kata, per-kalimat, per-surat … hingga diakhir Ramadhan, satu buku tipis berisi sejumlah surat selesai terbaca. Subhanallah, aku benar-benar dikarunia-i kemampuan mengeja Al-Qur’an dalam kerangka huruf arab.

11* Inilah awal ber-tumbuhnya rasa cintaku.
Di-kemudian-nya ada kerinduan … ingin tunaikan ibadah haji.
Hingga bertahun kemudian, keinginan ke Tanah Suci di dengar Allah.

Beberapa tahun setelah ‘ber-haji’ ada kerinduan ingin kembali ke tanah suci. Ku-beranikan pergi sendiri, dengan teman-teman yang baru kukenal saat di airport.

Sewaktu umroh, aku mendapat seorang kawan yang se-kamar denganku. Dikemudian-nya kami berteman dekat.
Ketika tiba di Indonesia, baru ku-sadari bahwa mbak A adalah istri seorang pimpinan Rumah Sakit angkatan milik Pemerintah. Sangat rupawan, bersahaja dimata bathinku.

Dia mengajak-ku serta di-pengajian IIDI (mohon maaf bila ada salah penulisan).
Penerimaan mereka sungguh sangat bersahabat, menyentuh hati. Tak ada perbedaan status. Meski aku single parent, meski ku bukan dari keluarga dokter. Keberadaanku disini ditempatkan sebagai anggota kehormatan, karena satu-satunya orang ‘luar’.

Allah-pun memberi karunia yang lain … Allhamdulillah dalam 2minggu di kesendirian-ku, dilimpahkanNYA kemudahan khatamkan Qur’an. Adalah waktu khatam tersingkat sejak menjadi muslimah.
Memang sempat sakit beberapa hari hingga tersendat dalam ibadah membaca Qur’an.
Mungkin Allah hendak menegurku agar tak jadi besar kepala ingin usaikan lebih singkat dari 2minggu.

Pada kesempatan kali ini ingin hatur-kan terima-kasih kepada teman-teman IIDI yang telah berkenan menerima ku pada saat itu, khususnya mbak A. Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua dan mempersatukan dalam rasa persaudaraan dunia akhirat.
Selamat menjalankan ibadah puasa, mohon maafkan lahir bahin.
*Sep.14, 2009*
Ramadhan, by dinda'kk, Aug.19'09

*Nov. 04, 2009*
Sebagai masukkan, dapat disimak silang komentar dinda27 berikut dibawah ini
(komentar pada tgl.16Sep.’09 dan pada tgl.20Sep.’09). Terima-kasih.


31 Responses to “ketika aku jatuh cinta”


  1. 6 March 2014 at 08:00

    Halaman Al-Qur’an berdiri & bergerak sendiri (1)
    hateteTitikDua DuaGarisMiring mDOTyoutubeDOTcom/watch?v=IyneAA3oW-w

    *teralami 3x. Jenis kertas Al-Qur’an ini dengan ketebalan SANGAT TIPIS. Namun tegak berdiri ‘kokoh’ selama seharian.
    Kejadian pertama 21/01/2014-Subuh sd 22/01/2014-Subuh
    Kejadian kedua.. dst.nya .. mari disimak.

  2. 6 March 2014 at 07:32

    Halaman Al-Qur’an berdiri & bergeser sendiri (2)
    hatetepeTitikDuaGarisMiringDua mDOTyoutubeDOTcom/watch?v=CBaWqQOTYxU

  3. 3 September 2013 at 09:34

    jadi inget quote biksu tom sang chong. kosong adalah isi, isi adalah kosong. penderitaan cinta tiada henti :Peace:

  4. 19 February 2012 at 17:27

    menyentuh sekali perjalan islaminya kapan ya saya bisa melihat dan memutari ka’bah?

  5. 4 November 2009 at 18:02

    *Nov. 04, 2009*
    Sebagai masukkan, dapat disimak silang komentar dinda27 berikut dibawah ini
    (komentar pada tgl.16Sep.’09 dan pada tgl.20Sep.’09). Terima-kasih.

    ** Maksud kalimat penutup diatas dalam artikel tsb.::
    1. komentar pada tgl.16Sep.’09
    > comment dengan no urut 15 (merespon comment dari: @ cah ndueso)

    Benar … bila ditilik dari sudut pandang umum, dari kaca-mata awam. Tapi … dst.nya

    2. dan pada tgl.20Sep.’09
    > comment dengan no urut 11 (merespon comment dari: @ Bahasa, please!)

    ‘tuk kasus tertentu, semisal penuturan seseorang pada tulisan diatas ini, … dst.nya

  6. 26 September 2009 at 21:56

    Semoga keimanan dan ketaqwaan mbak semakin kokoh-kuat dalam bimbingan, petunjuk dan ridho-Nya
    Salam hangat dari Surabaya.

  7. 17 September 2009 at 20:39

    Aku masih bingung soal cinta…😆

  8. 10 html1155
    16 September 2009 at 19:43

    Selamat Idul Fitri…
    Mohon maaf lahir batin

    Salam kenal

  9. 16 September 2009 at 16:48

    Salam Takzim
    Menulis kadang salah
    Singgah kadang tak teratur
    Inginnya melepas salah
    dengan Jarak coba ku Atur

    Minal A’idin Wal Faidzin, mohon maap lahir dan batin
    Batavus menekuk lutut

  10. 16 September 2009 at 12:58

    alhamdulillah, saya suka mendengar kisah-kisah para muallaf, akan semakin memperkuat iman sy pribadi, salam kenal🙂

    • 20 September 2009 at 15:53

      @ Bahasa, please!🙂
      ‘tuk kasus tertentu, semisal penuturan seseorang pada tulisan diatas ini,
      sebenarnya beberapa kali mendapat teguran keras
      tatkala mencoba bicara jujur tentang perjuangan keimanannya.
      mereka yg mendengar, menganggap tak layak dibicarakan.
      Sementara kisah ini sesungguhnya ingin ungkap sisi yg boleh jadi dianggap tabu.
      Sesungguhnya pemaparan ini dapat menjadi masukan bagi kita semua
      sekaligus jadi pelajaran …
      mengapa ada yg makin berteguh, dan tak sedikit yg berkebalikan.
      Tentunya setiap keputusan setelah lalui serangkaian peristiwa.

      Salam kenal kembali.

  11. 15 September 2009 at 13:00

    belum ada pujangga cinta manapun yang bisa mengartikan cinta dengan sempurna…

    • 16 September 2009 at 11:41

      @ cah ndueso
      Benar … bila ditilik dari sudut pandang umum, dari kaca-mata awam. Tapi …

      Pernahkah terbayangkan keimanan ‘kokoh’ “muasal ibu” dibalik total
      tanpa pilihan demi selamatkan nyawa?
      sementara … masih sangat mencintai keimanan-awal yg telah mendarah daging.

      Keimanan adalah tiang dan akar dari raga. Jiwa-nya kehidupan.
      adalah tingkatan pilihan tersulit dalam kehidupan tuk melepaskannya
      karena menyangkut beban moral yg akan tertanggungkan sepanjang masa.
      seolah tak berkesudahan dikejar bayang rasa bersalah, kecuali atas anugerah Sang Maha Esa
      Dan tak seorangpun yg bernurani serta beriman akan mau gambling dg keimanan-nya,
      kecuali atas hidayahNYA

      Seseorang dalam kisah diatas mencoba bicara jujur …
      Proses munculnya rasa CINTA demikian nyata dan sangat teRESAPi
      Inilah CINTA yg tidak biasa
      Dari pengetahuan NOL besar, kemudian harus mengambil keputusan,
      adalah yg tersulit. Sama dg menukar nyawa, dan memang demikian adanya.
      Kemudian ketika sedang menguatkan akar keimanan, tiba2 muncul kebencian
      karena kecewa mendalam terhadap si-pembawa belahan-jiwa-nya saat itu, sangatlah manusiawi.
      bukan kecewa biasa, disana ada pertaruhan yg lebih dalam sebagai landasannya.
      Kemudian menjadi CINTA yg sesungguhnya, melibatkan jiwa-nya-keimanan yg terhidupkan
      adalah anugerah tak terkira melebihi apapun.
      Kemudian ketika sipembawa-sang-belahan-jiwa meninggalkannya dg luka menganga,
      seseorang tsb tetap berteguh tak bergeming. bahkan semakin CINTA terhadap keimanannya.
      dan proses rasa CINTA ini belum berakhir, hingga kini …

      Inilah CINTA yg se-benar2nya.

      Terima kasih atas comment-nya. Selamat beribadah puasa.

  12. 15 September 2009 at 07:38

    Ya memang kita akan kembali merindui Al-Quran bila mau mendekatinya dan meyakininya. semoga tetap pada pendirian yang kokoh amien.

  13. 23 akang zhitoer
    14 September 2009 at 12:52

    “nalikaneng nandang wuyung, hanyondro roso godaning sukmo. marang sastro kaserat ing kidung, hangrerepo marang candra lan kartiko”
    ketika hidayah itu telah turun, rasa cinta pun akan semakin mendalam

    • 14 September 2009 at 17:14

      @ akang zhitoer
      * eleh2 kang … ane butuh penterjemah nEh …
      * alhamdulillah dan insyaAllah atas perkenanNYA,
      hidayah akan senantiasa diturunkan, agar semakin cinta hingga akhir hayat.
      * Matur suwun njih. salam kenal.

  14. 14 September 2009 at 06:12

    Itulah Islam mbak…penuh kasih sayang dan kedamaian
    Apalagi bagi umatnya yang senantiasa mendekat,memohon dan mempelajari seluruh wahyu Nya..

  15. 27 bri
    14 September 2009 at 04:36

    __emangsih briblm cukup ngerti sama yang ini..cuma ucapsyukur alhamdulillah untuk allah__
    ___bulan ramdahan memang bulan penuh anugrah dan hikmahh,,,bripun merasakan😉 ___
    __ka nda bri cuma bisa bil semangat ia ka…visualnya bri suka🙂 __

  16. 29 bri
    14 September 2009 at 04:27

    __keduua bri..horee..baca dulu deh….oia nda sahur udah??aiodeh sahur dulu trs__
    _________________trs selamat berpuasa hari ini😉 ______________________

  17. 31 lawliet90
    14 September 2009 at 03:36

    pertamaaaaxxxx……😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Thanks to: Wordpress

by-dinda27
Wordpress
Add to Technorati Favorites
dinda'kk2009.
September 2009
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 8 other followers

Categories

Archives

Blog Stats

  • 36,935 hits
free counters 140209
PageRank Checking Icon 110609

Top Clicks

  • None

RSS ‘kawanku’ mahluk tak bernyawa

  • By: judi poker online
    I have read so many posts on the topic of the blogger lovers except this paragraph is in fact a good piece of writing, keep it up.

RSS Ruang Terselubung

  • mahluk itu datang lagi
    Beberapa menit lalu ada benda asing mencengkeram kuat ubun-ubun, merayap perlahan melewati dahi seakan hendak menutupi seluruh wajah. Kugerakkan kepala berusaha menghalau, tapi tak mampu digerakkan. Makin dicoba lepaskan diri, semakin membekapku. Aku kalut. Benda itu menyerupai gumpalan gelember daging, kenyal terbalut kulit … lebih lembut dari kulit bayi. B […]

%d bloggers like this: