27
Apr
10

kado Kebersamaan (2)

♥  THANKS TO WORDPRESS
Pabila tulisan ini ternyata menutup episode-awal di selama kurun waktu mendatang,
mohon maafkan bila ada khilaf, baik disengaja maupun tak disengaja …
Terimakasih atas kebersamaan yang terjalin di selama ini.
Berharap … teman-teman tak bosan berkunjung kemari.
Jangan lupa berjejak meski hanya sepatah-dua kata.
Salam hangat, salam persahabatan.
Semoga kita semua senantiasa dalam lindungNYA, amin


Kebersamaan 2 ini bingkisan dari dinda’kk27 yang merupakan penggabungan beberapa award pemberian teman-teman.

Mohon maaf, dengan berat hati tidak? mampu usaikan PR sebagaimana lazimnya karena keterbatasan. Terlepas dari itu semua, ku-ingin sampaikan rasa terimakasih atas kebaikkan teman-teman yang telah bersedia berbagi awardnya tuk blog dinda27.

* Bertuah Award 1st Anniversary, pemberian dari: Hendro (Feb. 2010)

* Award – ber-backlink pemberian dari blog Monda (Maret 2010)

* AwOd berikut, demikian diistilahkan pemberinya, ku-peroleh dari: phii♥김현중 (24 04 2010).

Berhubung jumlahnya lebih dari satu, ‘tuk permudah teman-teman membawanya, maka semua pemberian  teman-teman ku letakkan dalam satu bingkai:

Kebersamaan 2 ini kupersembahkan ‘tuk teman-teman dunia maya-ku.
Silahkan diambil … semoga berkenan.

Akhirnya selesai juga PR-ku, langkah-pun seharusnya menjadi lebih ringan

* 25 03 2010 – 14:04
* 27 04 2010 – 00:27



Thanks to: Wordpress

by-dinda27
Wordpress
Add to Technorati Favorites
dinda'kk2009.
April 2010
M T W T F S S
« Feb    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 8 other followers

Categories

Archives

Blog Stats

  • 36,936 hits
free counters 140209
PageRank Checking Icon 110609

Top Clicks

  • None

RSS ‘kawanku’ mahluk tak bernyawa

  • By: judi poker online
    I have read so many posts on the topic of the blogger lovers except this paragraph is in fact a good piece of writing, keep it up.

RSS Ruang Terselubung

  • mahluk itu datang lagi
    Beberapa menit lalu ada benda asing mencengkeram kuat ubun-ubun, merayap perlahan melewati dahi seakan hendak menutupi seluruh wajah. Kugerakkan kepala berusaha menghalau, tapi tak mampu digerakkan. Makin dicoba lepaskan diri, semakin membekapku. Aku kalut. Benda itu menyerupai gumpalan gelember daging, kenyal terbalut kulit … lebih lembut dari kulit bayi. B […]

%d bloggers like this: